Skip to main content

Modul Ajarku IPS Kelas 7 Pertemuan 1

 

MODUL AJAR

 

  1. Informasi Umum

Penulis

Amiruddin, S.Pd.

Asal Sekolah

SMPN 23 Simbang Kabupaten Maros

Fase

D

Jumlah Pertemuan

1 Kali Pertemuan ( 2 x 40 Menit)

Deskripsi Umum Modul Ajar

Modul ajar ini dibuat untuk membantu guru dalam melakukan pembelajaran agar peserta didik  memahami  proses interaksi sosial, lembaga sosial, dinamika sosial dan perubahan sistem sosial dalam masyarakat majemuk

  1. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan diskusi dan pembelajaran dengan pendekatan deep learning, pada akhir pembelajaran diharapkan :

1.      Peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian interaksi sosial.

2.    Peserta didik dapat mengidentifikasi syarat interaksi sosial

 

Link ATP : 

https://drive.google.com/file/d/1XD1KvCzd-LT4mUSB9WsBGEXx0zOtY82X/view?usp=drive_link

 

Kegiatan Pembelajaran

Topik : Interaksi sosial

Sub Topik : Pengertian dan syarat  Interaksi Sosial

 

Langkah - Langkah Pembelajaran

1)       Peserta didik dan guru memulai kegiatan dengan berdoa bersama

2)      Peserta didik disapa dan mengecek kehadiran peserta didik dan menanyakan mengenai kabar dan perasaannya hari ini dan melakukan KSE dengan teknik STOP

Fokus Penilaian Kinerja

Upaya membangun suasana kelas yang kondusif untuk proses belajar, dengan minimal gangguan yang mengalihkan perhatian peserta didik dari aktivitas belajar

 

Guru mengingatkan aturan/kesepakatan kelas

3)     Guru meninjau kembali aturan/kesepakatan kelas yang disetujui semua murid dan ditempel di kelas

4)    Guru mengajak murid untuk mengingat aturan/kesepakatan kelas yang telah disepakati

5)     Guru mengajak murid menilai seberapa efektif pelaksanaan aturan/kesepakatan kelas

 

6)     Guru dan siswa melakukan refleksi pembelajaran yang sudah dipelajari pada pembelajaran sebelumnya.

 

Guru melakukan komunikasi positif untuk membangun suasana kelas yang kondusif

7)     Guru memanggil murid dengan menyebut namanya dengan melakukan absensi

8)     Guru menyampaikan harapan positif terhadap kelas

9)     Guru melakukan aktivitas yang mencairkan suasana kelas dengan melakukan ice breaking “pesan berantai pakai gerakan”

10) Guru melakukan asesmen awal dengan menggunakan quizizz untuk mengingatkan materi yang telah dipelajari dengan metode cerdas cermat yang terdiri dari 3 orang setiap kelompok/tim.

11)    Guru menjelaskan konsep disesuaikan hasil asesmen awal

 

12)  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran:

1.        Peserta didik dapat mengidentifikasi Pengertian interaksi sosial

2.      Peserta didik dapat mengidentifikasi Syarat interaksi sosial

13)  Guru memberikan pertanyaan pemantik

-         Mengapa manusia dalam kehidupan selalu membutuhkan orang lain?

-         Bagaimana jika dalam kehidupan kita tidak ada lagi jaringan internet?

14) Guru menyampaikan hal yang akan dilakukan oleh peserta didik berdasarkan hasil asesmen awal

Guru melakukan strategi pengelompokkan untuk mengaktifkan keterlibatan peserta didik.

15)  Guru mengelompokkan murid dengan menyampaikan tujuannya pada murid

16)  Guru menyediakan beragam peran dalam kelompok agar semua anggota terlibat aktif

17)  Guru mengajak murid untuk berinteraksi dan berperan aktif dalam kelompok

18)  Peserta didik membaca buku/ mencari informasi/menonton video pengertian dan syarat interaksi sosial  melalui buku sumber/artikel video  yang telah disiapkan pada link berikut ini :

Link YouTube

https://www.youtube.com/watch?v=t7PdYT4_Xoo

 

Link Artikel

 

https://www.ruangguru.com/blog/apa-itu-interaksi-sosial

           

https://www.gramedia.com/literasi/interaksi-sosial/?srsltid=AfmBOopYMmqaYEKHxGPcdUk3VJdiGai6ii0Xwkk9LpspSx39nE1xbchP

 

     

19)   Peserta didik berdiskusi tentang Pengertian dan syarat interaksi sosial dan mengisi lembar kerja peserta didik (LKPD) sebagaimana yang terlampir.

20)                        Membimbing peserta didik dalam pemecahan masalah

21)  Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi Pengertian dan syarat interaksi sosial

22)  Setiap peserta kelompok menyajikan hasil diskusi Pengertian dan syarat interaksi sosial  dan ditanggapi oleh kelompok lain.

23) Guru mengapresiasi setiap pekerjaan peserta didik

24)                        Guru memberikan quizizz untuk memberikan kesempatan kepada siswa memahami materi dengan permainan quizizz dan sebagai penilaian formatif

https://quizizz.com/join/dashboard

25) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

26)                         Guru menyampaikan hasil evaluasi dari kegiatan pembelajaran pada pertemuan ini

27)  Peserta didik dan guru menyimpulkan materi tentang Pengertian dan syarat interaksi sosial

28)                        Refleksi oleh peserta didik dan guru

29)                        Peserta didik menerima apresiasi dan motivasi dari guru

30)                        Kegiatan pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama dan salam.

 

 

 

 

 

 

 

 

Refleksi  Materi:  Pengertian dan  syarat interaksi sosial

1)       Guru

No

Pertanyaan

Jawaban

1

Kendala apa yang saya hadapi dalam pembelajaran kali ini?

 

2

Apakah semua peserta didik aktif dalam pembelajaran?

 

3

Apa saja kesulitan peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran?

 

4

Apakah peserta didik yang memiliki kesulitan belajar pada saat berkegiatan dapat teratasi dengan baik?

 

5

Apa level pencapaian rata-rata peserta didik dalam kegiatan pembelajaran?

 

 

2)       Peserta didik

No

Pertanyaan

Jawaban

1

Pembelajaran apa yang sudah dipelajari hari ini?

 

2

Kesulitan apa yang saya alami saat pembelajaran berlangsung?

 

3

Apa yang ingin saya lakukan untuk mengatasi kesulitan yang saya hadapi?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR ASESMEN

Asesmen Formatif

Menjawab pertanyaan di LKPD

Rubrik  penilaian : Pengertian dan syarat interaksi sosial

Aspek Yang dinilai

Kriteria

Perlu Bimbingan

Mulai Berkembang

Cakap

Mahir

Pengertian Interaksi sosial

Tidak dapat menyebutkan pengertian interaksi sosial.

Menyebutkan pengertian interaksi sosial, tetapi kurang jelas dan banyak kekurangan.

Menyebutkan pengertian interaksi sosial dengan cukup tepat, tetapi kurang lengkap.

Menyebutkan pengertian interaksi sosial dengan tepat, lengkap, dan menggunakan bahasa yang jelas.

syarat Interaksi sosial

Tidak dapat menyebutkan syarat interaksi sosial.

Menyebutkan sedikit syarat interaksi sosial dengan kurang tepat dan tidak memberikan contoh.

Menyebutkan sebagian besar syarat interaksi sosial dengan benar, tetapi contoh kurang relevan.

Menyebutkan semua syarat interaksi sosial dengan benar dan memberikan contoh yang relevan.

 

 

 

 

 

 

 

 

Tindak lanjut penilaian formatif

Bukti/Tujuan Pembelajaran

Kriteria

Perlu Bimbingan

Mulai Berkembang

Cakap

Mahir

Faktor yang mempengaruhi kegiatan konsumsi dan syarat  interaksi sosial

Berikan pembelajaran remedial secara personal atau dalam kelompok kecil.

Gunakan pendekatan berbeda seperti permainan, diskusi langsung, atau tugas praktis yang sederhana.

Ajak siswa untuk menonton ulang video atau membaca materi dengan panduan guru.

 

Lakukan bimbingan kelompok kecil untuk mengulang materi secara interaktif.

Gunakan media seperti video atau simulasi untuk memperjelas konsep.

Tanyakan kepada siswa apa yang mereka anggap sulit, dan sesuaikan metode pembelajaran.

 

Berikan umpan balik spesifik pada area yang perlu ditingkatkan, seperti memperjelas penjelasan atau memberikan contoh yang lebih relevan.

Dorong siswa untuk belajar bersama teman yang memiliki skor sangat baik.

Berikan tantangan tambahan seperti menganalisis kasus interaksi sosial yang lebih kompleks.

Libatkan siswa sebagai mentor bagi teman-temannya yang membutuhkan bantuan.

 

Maros,  6 Januari 2025

Kepala UPTD SMPN 23 Simbang                               Guru Mata Pelajaran

 

 

 

Hambali, S.Pd., M.Pd.                                                    Amiruddin, S.Pd.
NIP. 19730814 200312 1 007                                           NIP. 19760810 200701 1 013


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Nama  : ………………………………………
Kelas  : ………………………………………

 

1.        Setelah membaca materi atau menonton video tentang pengertian interaksi sosial dan syarat interaksi sosial  mengisi lembar kerja ini mengenai pengertian interaksi sosial dan syarat interaksi sosial

 

No

Soal

Uraian

Penjelasan

1

apa pengertian interaksi sosial serta contohnya?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2

Apa syarat  interaksi sosial serta contohnya?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAHAN  AJAR

 

Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri-Ciri, Syarat & Faktor | Sosiologi Kelas 7

Fahri Abdillah


Apa itu interaksi sosial? Yuk, kita kenali pengertiannya menurut para ahli, ciri-ciri, syarat terjadinya, dan faktor pendorong di artikel Sosiologi Kelas 7 berikut ini.

Setiap orang pasti pernah melakukan interaksi sosial. Ada nggak sih di antara kamu yang nggak pernah berbincang dengan orang lain?

Semua pasti pernah dong, diskusi atau sekadar curhat tentang masalah kalian masing-masing ke teman, orang tua, guru, atau bahkan dengan driver ojek online. Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan interaksi karena pada hakikatnya pasti membutuhkan peran manusia-manusia lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya, ketika kamu sedang drop karena nilai-nilai mata pelajaran rendah, pastinya temanmu adalah tempat yang pas untuk mencurahkan hati dan perasaan untuk kemudian mendapatkan saran. Sekarang, supaya kamu lebih paham lagi, mari disimak ya penjelasan detailnya!

Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu maupun kelompok, atau kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial terwujud dalam aksi dan reaksi. Adapun pengertian interaksi sosial menurut para ahli, yaitu sebagai berikut.

 

1. Gillin

Menurut Gillin, interaksi sosial adalah suatu hubungan sosial yang dinamis antar individu dengan individu lain atau dengan kelompok atau hubungan antar kelompok. Hubungan ini dapat terjadi karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain.

2. Soerjono Soekanto

Interaksi sosial menurut Soerjono Soekanto adalah proses sosial yang berkaitan dengan cara berhubungan antara individu dan kelompok untuk membangun sistem dalam hubungan sosial.

3. Murdiyatmo dan Handayani

Menurut Murdiyatmo dan Handayani, interaksi sosial adalah suatu hubungan yang dibangun seseorang dengan orang lain yang dalam proses kehidupan tersebut terbangun struktur sosial. Pada struktur sosial tersebut juga terbangun hubungan yang saling mempengaruhi antara satu dengan yang lainnya.

4. Bonner

Menurut Bonner, interaksi sosial adalah hubungan dua orang atau lebih yang aksi dari satu individu dapat mempengaruhi atau mengubah kehidupan individu lain.

Lalu, bagaimana sih proses interaksi sosial bisa terjadi? Proses interaksi sosial terjadi ketika terdapat dua pihak yang berinteraksi dengan melakukan kontak sosial dan komunikasi.

Ya, kontak sosial dan komunikasi adalah syarat penting terjadinya proses interaksi sosial. Tanpanya, proses interaksi sosial tidak akan muncul.

 

Ciri-Ciri Interaksi Sosial

Berikut adalah beberapa ciri-ciri interaksi sosial  yang harus kamu ketahui:

1. Ada pelaku dengan jumlah lebih dari satu orang

Proses interaksi sosial tidak dapat terjadi ketika hanya terdapat satu orang. Proses interaksi baru akan terjalin ketika terdapat individu yang berinteraksi dengan individu lain.

2. Ada komunikasi antarpelaku dengan menggunakan simbol-simbol

Proses interaksi sosial melibatkan komunikasi yang dijalin oleh individu/kelompok tidak hanya secara lisan, akan tetapi komunikasi dapat dilakukan dengan menggunakan simbol-simbol tertentu melalui gestur tubuh atau isyarat.

3. Ada dimensi waktu yang menentukan sifat aksi yang sedang berlangsung

Proses interaksi sosial melibatkan dimensi waktu (masa lampau, masa kini, dan masa mendatang) yang terjadi. Artinya, interaksi sosial pernah terjadi di masa lampau, interaksi sosial dapat terjadi di masa kini, dan pada masa yang akan datang interaksi sosial juga terjadi.

4. Ada tujuan-tujuan tertentu

Para pelaku memiliki tujuan dalam menjalin interaksi sosial. Misalnya, di pasar terjadi interaksi antara penjual dengan pembeli. Pembeli memiliki tujuan untuk mendapatkan suatu barang yang ia butuhkan dalam berinteraksi dengan penjual. Sementara, penjual memiliki tujuan untuk menawarkan barang hingga terjual kepada pembeli dalam berinteraksi.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, interaksi sosial terjadi ketika memenuhi dua syarat, yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi.

1. Kontak Sosial

Pada dasarnya, kontak sosial adalah upaya hubungan antara satu pihak dengan pihak lain. Hal tersebut merupakan awal terjadinya interaksi sosial, di mana masing-masing pihak saling bereaksi meski tidak harus bersentuhan secara fisik.

Sederhananya, kontak sosial adalah sebuah cara yang dilakukan seseorang dalam proses interaksi sosial. Kontak sosial dibedakan menjadi 2, di antaranya:

a. Kontak sosial primer merupakan hubungan timbal balik antarindividu atau antarkelompok yang terjadi secara fisik (tatap muka). Misalnya, berbicara dan berjabat tangan.

b. Kontak sosial sekunder merupakan hubungan timbal balik antarindividu atau antarkelompok melalui perantara, seperti komunikasi melalui media seperti telepon, chatting, ataupun menyampaikan pesan lewat orang lain. Kontak sosial sekunder terbagi lagi menjadi dua macam, yaitu langsung dan tidak langsung.

     Sekunder Langsung: terjadi melalui perantara dan langsung diterima oleh yang bersangkutan. Contohnya mengirim pesan secara langsung ke teman melalui aplikasi media sosial.

     Sekunder Tidak Langsung: terjadi melalui perantara dan tidak langsung diterima oleh yang bersangkutan. Contohnya mengirim barang ke teman melalui jasa kurir.

 

2. Komunikasi

Jika kontak sosial adalah suatu cara dalam berinteraksi sosial, maka komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi upaya saling memengaruhi antara keduanya. Komunikasi dapat dibedakan menjadi 2:

     Komunikasi verbal merupakan bentuk komunikasi secara lisan seperti berbicara.

     Komunikasi nonverbal merupakan bentuk komunikasi dengan menggunakan simbol-simbol atau gestur tubuh, seperti menyapa teman dengan melambaikan tangan.

Referensi:

Suhardi dan Sri Sunarti. 2009. Sosiologi 1 Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Teknik STOP dalam Pembelajaran Sosial Emosional

PEMBELAJARAN  Sosial Emosional (PSE) merupakan pembelajaran yang bertujuan melatih kompetensi sosial emosional peserta didik, sehingga tercapai keseimbangan antara kompetensi akademik dan sosial emosional yang dapat mengantarkan mereka menjadi individu-individu yang selamat dan bahagia. PSE sangat relevan dan perlu diterapkan di Indonesia secara menyeluruh, tidak hanya secara sporadis di beberapa institusi pendidikan yang sudah mengenal konsep PSE lebih dulu, karena penerapan PSE sangat selaras dengan tujuan pendidikan nasional dan cita-cita pendidikan Ki Hajar Dewantara dan dapat membantu dalam mencetak pelajar Indonesia dengan Profil Pelajar Pancasila. Dalam menerapkan PSE, guru dapat menggunakan berbagai macam teknik yang disesuaikan dengan kebutuhan, tujuan pembelajaran, kompetensi sosial emosional yang ingin dilatih, dan jenjang pendidikan peserta didik yang diajarkan, di mana guru dapat mendesain sendiri atau memodifikasi teknik-teknik PSE yang tepat. Penerapan PSE dapat menj...

Penerapan Mindfull learning dalam mapel IPS

 penerapan mindful learning dalam mata pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial): 1. Peta Konsep Interaktif Aktivitas: Siswa diajak membuat peta konsep tentang suatu topik sejarah atau geografi. Mindful learning: Saat membuat peta konsep, siswa diarahkan untuk fokus pada hubungan antar konsep, menghindari penilaian terhadap ide-ide yang muncul, dan menikmati proses menghubungkan informasi. Manfaat: Membantu siswa memahami hubungan antar konsep dengan lebih baik dan meningkatkan daya ingat. 2. Simulasi Pertemuan Budaya Aktivitas: Siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan masing-masing kelompok mewakili suatu budaya. Mereka kemudian berinteraksi satu sama lain, mensimulasikan pertemuan antar budaya. Mindful learning: Selama simulasi, siswa diajarkan untuk memperhatikan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan nada suara saat berkomunikasi. Mereka juga diajak untuk menerima perbedaan pendapat dan menghargai keberagaman budaya. Manfaat: Meningkatkan kemampuan komunikasi antar budaya...

Fasilitasi Perangkat Pembelajaran di SMPN 23 Simbang

  Dalam rangka optimalisasi perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan pembelajaran jenjang SMP di Semester Genap Tahun Pelajaran 2024/2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Maros melalui Pendamping Satuan Pendidikan melakukan fasilitasi terhadap guru guru yang ada di Kab. Maros. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membentuk tim fasilitasi yang terdiri dari pendamping satuan pendidikan.   Pada UPTD SMPN 23 Simbang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Februari 2025, yang sempat tertunda karena terjadinya bencana banjir. Tim Fasilitasi yang terdiri dari H.A.Baso Amir, S.Pd., M.Pd. Indra Jaya, S.Pd., M.Pd., Misbahuddin, S.Pd., M.Pd.  melakukan pendampingan terhadap guru guru di SMPN 23 Simbang yang mengampuh setiap mata pelajaran. Tim fasilitasi dan guru melakukan koordinasi mengenai perangkat pembelajaran yang disiapkan dalam perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran yang terdiri dari : 1. Kalender Pendidikan 2. Capaian Pembelajaran 3. TP dan ATP 4. Modul Ajar 5....