Skip to main content

Modul ajar pertemuan ke 3

 

MODUL AJAR

 

  1. Informasi Umum

Penulis

Amiruddin, S.Pd.

Asal Sekolah

SMPN 23 Simbang Kabupaten Maros

Fase

D

Jumlah Pertemuan

1 Kali Pertemuan ( 2 x 40 Menit)

Deskripsi Umum Modul Ajar

Modul ajar ini dibuat untuk membantu guru dalam melakukan pembelajaran agar peserta didik  memahami  proses interaksi sosial, lembaga sosial, dinamika sosial dan perubahan sistem sosial dalam masyarakat majemuk

  1. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan diskusi dan pembelajaran dengan pendekatan deep learning, pada akhir pembelajaran diharapkan :

1.      Peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial beserta contohnya

 

Link ATP : 

https://drive.google.com/file/d/1XD1KvCzd-LT4mUSB9WsBGEXx0zOtY82X/view?usp=drive_link

 

Kegiatan Pembelajaran

Topik : Interaksi sosial

Sub Topik : Bentuk-Bentuk  Interaksi Sosial

 

Langkah - Langkah Pembelajaran

1)       Peserta didik dan guru memulai kegiatan dengan berdoa bersama

2)      Peserta didik disapa dan mengecek kehadiran peserta didik dan menanyakan mengenai kabar dan perasaannya hari ini dan melakukan KSE dengan teknik STOP

Fokus Penilaian Kinerja

Upaya membangun suasana kelas yang kondusif untuk proses belajar, dengan minimal gangguan yang mengalihkan perhatian peserta didik dari aktivitas belajar

 

Guru mengingatkan aturan/kesepakatan kelas

3)     Guru meninjau kembali aturan/kesepakatan kelas yang disetujui semua murid dan ditempel di kelas

4)    Guru mengajak murid untuk mengingat aturan/kesepakatan kelas yang telah disepakati

5)     Guru mengajak murid menilai seberapa efektif pelaksanaan aturan/kesepakatan kelas

 

6)     Guru dan siswa melakukan refleksi pembelajaran yang sudah dipelajari pada pembelajaran sebelumnya.

 

Guru melakukan komunikasi positif untuk membangun suasana kelas yang kondusif

7)     Guru memanggil murid dengan menyebut namanya dengan melakukan absensi

8)     Guru menyampaikan harapan positif terhadap kelas

9)     Guru melakukan aktivitas yang mencairkan suasana kelas dengan melakukan ice breaking “pesan berantai pakai gerakan”

 

10) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran:

1.        Peserta didik dapat mengidentifikasi Bentuk interaksi sosial asosiatif beserta contohnya

11)    Guru memberikan pertanyaan pemantik

-         "Bisakah kalian memberikan contoh interaksi sosial yang sering terjadi di sekolah? Menurut kalian, apa yang membuat interaksi itu berhasil atau tidak berhasil?"

12)  Guru menyampaikan hal yang akan dilakukan oleh peserta didik dalam pembelajaran ini.

Guru melakukan strategi pengelompokkan untuk mengaktifkan keterlibatan peserta didik.

13)  Guru mengelompokkan murid dengan menyampaikan tujuannya pada murid

14) Guru menyediakan beragam peran dalam kelompok agar semua anggota terlibat aktif

15)  Guru mengajak murid untuk berinteraksi dan berperan aktif dalam kelompok

16)  Peserta didik membaca buku/ mencari informasi/menonton video Bentuk lnteraksi sosial asositaif  melalui buku sumber/artikel video  yang telah disiapkan pada link berikut ini :

 

Link YouTube

 

https://www.youtube.com/watch?v=7xpvyd3U4MM

 

Link Artikel

 

https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231004104934-569-1006930/mengenal-bentuk-bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-dan-disosiatif

           

 

     

17)   Peserta didik berdiskusi tentang Bentuk interaksi sosial asosiatif dan mengisi lembar kerja peserta didik (LKPD) sebagaimana yang terlampir.

18)  Membimbing peserta didik dalam pemecahan masalah

19)  Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi Bentuk Interaksi sosial  asosiatif beserta contohnya

20)  Setiap peserta kelompok menyajikan hasil diskusi Bentuk Interaksi sosial asosiatif beserta contohnya dan ditanggapi oleh kelompok lain.

21)  Guru mengapresiasi setiap pekerjaan peserta didik

22) Guru memberikan quizizz untuk memberikan kesempatan kepada siswa memahami materi dengan permainan quizizz dan sebagai penilaian formatif

https://quizizz.com/join/dashboard

23) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

24)                         Guru menyampaikan hasil evaluasi dari kegiatan pembelajaran pada pertemuan ini

25)  Peserta didik dan guru menyimpulkan materi tentang Bentuk Interaksi sosial asosiatif beserta contohnya

26)                        Refleksi oleh peserta didik dan guru

27)Peserta didik menerima apresiasi dan motivasi dari guru

28)                        Kegiatan pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama dan salam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Refleksi

Materi:  Bentuk   interaksi sosial asosiatif

1)       Guru

No

Pertanyaan

Jawaban

1

Kendala apa yang saya hadapi dalam pembelajaran kali ini?

 

2

Apakah semua peserta didik aktif dalam pembelajaran?

 

3

Apa saja kesulitan peserta didik yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran?

 

4

Apakah peserta didik yang memiliki kesulitan belajar pada saat berkegiatan dapat teratasi dengan baik?

 

5

Apa level pencapaian rata-rata peserta didik dalam kegiatan pembelajaran?

 

 

2)       Peserta didik

No

Pertanyaan

Jawaban

1

Pembelajaran apa yang sudah dipelajari hari ini?

 

2

Kesulitan apa yang saya alami saat pembelajaran berlangsung?

 

3

Apa yang ingin saya lakukan untuk mengatasi kesulitan yang saya hadapi?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR ASESMEN

Asesmen Formatif

Menjawab pertanyaan di LKPD

Rubrik  penilaian : Bentuk Interaksi sosial asosiatif

Aspek Yang dinilai

Kriteria

Perlu Bimbingan

Mulai Berkembang

Cakap

Mahir

Bentuk Interaksi sosial  asosiatif beserta contohnya

 

 

Tidak dapat menyebutkan Bentuk Interaksi sosial asosiatif  beserta contohnya

 

 

Menyebutkan Bentuk Interaksi sosial  asosiatif beserta contohnya tetapi kurang jelas dan banyak kekurangan.

Menyebutkan Bentuk Interaksi sosial  asosiatif beserta contohnya dengan cukup tepat, tetapi kurang lengkap.

Menyebutkan Bentuk Interaksi sosial asosiatif   beserta contohnya dengan tepat, lengkap, dan menggunakan bahasa yang jelas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tindak lanjut penilaian formatif

Bukti/Tujuan Pembelajaran

Kriteria

Perlu Bimbingan

Mulai Berkembang

Cakap

Mahir

Bentuk Interaksi sosial  asosiatif beserta contohnya

 

Berikan pembelajaran remedial secara personal atau dalam kelompok kecil.

Gunakan pendekatan berbeda seperti permainan, diskusi langsung, atau tugas praktis yang sederhana.

Ajak siswa untuk menonton ulang video atau membaca materi dengan panduan guru.

 

Lakukan bimbingan kelompok kecil untuk mengulang materi secara interaktif.

Gunakan media seperti video atau simulasi untuk memperjelas konsep.

Tanyakan kepada siswa apa yang mereka anggap sulit, disesuaikan metode pembelajaran.

 

Berikan umpan balik spesifik pada area yang perlu ditingkatkan, seperti memperjelas penjelasan atau memberikan contoh yang lebih relevan.

Dorong siswa untuk belajar bersama teman yang memiliki skor sangat baik.

Berikan tantangan tambahan seperti menganalisis kasus interaksi sosial yang lebih kompleks.

Libatkan siswa sebagai mentor bagi teman-temannya yang membutuhkan bantuan.

 

Maros,  6 Januari 2025

Kepala UPTD SMPN 23 Simbang                               Guru Mata Pelajaran

 

 

 

Hambali, S.Pd., M.Pd.                                                    Amiruddin, S.Pd.
NIP. 19730814 200312 1 007                                           NIP. 19760810 200701 1 013


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Nama  : ………………………………………
Kelas  : ………………………………………

 

1.        Setelah membaca materi atau menonton video tentang Bentuk  interaksi sosial asosiatif  mengisi lembar kerja ini mengenai Bentuk Interaksi sosial  beserta contohnya

 

No

Soal

Uraian

Penjelasan

1

Apa saja Bentuk Interaksi sosial  sosiatif beserta contohnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAHAN  AJAR

 

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

Menurut ahli sosiologi John Lewis Gillin dan John Philip Gillin, secara umum interaksi sosial dibedakan menjadi dua, yaitu asosiatif dan disosiatif. Berikut penjelasan dan contoh masing-masing.

1. Interaksi sosial asosiatif

Interaksi sosial asosiatif adalah proses sosial yang mendekatkan atau mempersatukan. Berikut beberapa contoh interaksi terkait proses asosiatif.

Kerja sama (Cooperation)

Kerja sama adalah bekerja bersama untuk mencapai suatu tujuan. Faktor pendorong terjadinya kerja sama yakni motivasi atau kepentingan pribadi, kepentingan umum, motivasi altruistik, dan tuntutan situasi.

Ada lima bentuk kerja sama menurut James D. Thompson dan William J. MC Ewen, yakni kerukunan, koalisi, kooptasi, tawar menawar, dan kerja sama antara dua belah pihak dalam pengusahaan proyek tertentu untuk menghasilkan keuntungan yang dibagi (joint venture).

Akomodasi (Accomodation)

Akomodasi adalah suatu keadaan dan usaha-usaha dalam mengakhiri pertikaian secara permanen atau sementara di antara pihak-pihak yang berkonflik.

Adapun contoh bentuk akomodasi adalah paksaan, kompromi, mediasi, konsiliasi, dan toleransi.

Asimilasi (Assimilation)

Asimilasi adalah proses sosial yang ditandai dengan usaha-usaha mengurangi perbedaan yang terdapat di antara perorangan atau kelompok.

Proses ini ditandai oleh usaha-usaha mempertinggi kesatuan dengan memerhatikan kepentingan dan tujuan bersama.

Akulturasi

Akulturasi adalah proses penerimaan unsur-unsur kebudayaan asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok dan diolah tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan asli sebagai penerima.

 

Comments

Popular posts from this blog

Teknik STOP dalam Pembelajaran Sosial Emosional

PEMBELAJARAN  Sosial Emosional (PSE) merupakan pembelajaran yang bertujuan melatih kompetensi sosial emosional peserta didik, sehingga tercapai keseimbangan antara kompetensi akademik dan sosial emosional yang dapat mengantarkan mereka menjadi individu-individu yang selamat dan bahagia. PSE sangat relevan dan perlu diterapkan di Indonesia secara menyeluruh, tidak hanya secara sporadis di beberapa institusi pendidikan yang sudah mengenal konsep PSE lebih dulu, karena penerapan PSE sangat selaras dengan tujuan pendidikan nasional dan cita-cita pendidikan Ki Hajar Dewantara dan dapat membantu dalam mencetak pelajar Indonesia dengan Profil Pelajar Pancasila. Dalam menerapkan PSE, guru dapat menggunakan berbagai macam teknik yang disesuaikan dengan kebutuhan, tujuan pembelajaran, kompetensi sosial emosional yang ingin dilatih, dan jenjang pendidikan peserta didik yang diajarkan, di mana guru dapat mendesain sendiri atau memodifikasi teknik-teknik PSE yang tepat. Penerapan PSE dapat menj...

Penerapan Mindfull learning dalam mapel IPS

 penerapan mindful learning dalam mata pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial): 1. Peta Konsep Interaktif Aktivitas: Siswa diajak membuat peta konsep tentang suatu topik sejarah atau geografi. Mindful learning: Saat membuat peta konsep, siswa diarahkan untuk fokus pada hubungan antar konsep, menghindari penilaian terhadap ide-ide yang muncul, dan menikmati proses menghubungkan informasi. Manfaat: Membantu siswa memahami hubungan antar konsep dengan lebih baik dan meningkatkan daya ingat. 2. Simulasi Pertemuan Budaya Aktivitas: Siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan masing-masing kelompok mewakili suatu budaya. Mereka kemudian berinteraksi satu sama lain, mensimulasikan pertemuan antar budaya. Mindful learning: Selama simulasi, siswa diajarkan untuk memperhatikan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan nada suara saat berkomunikasi. Mereka juga diajak untuk menerima perbedaan pendapat dan menghargai keberagaman budaya. Manfaat: Meningkatkan kemampuan komunikasi antar budaya...

Fasilitasi Perangkat Pembelajaran di SMPN 23 Simbang

  Dalam rangka optimalisasi perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan pembelajaran jenjang SMP di Semester Genap Tahun Pelajaran 2024/2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Maros melalui Pendamping Satuan Pendidikan melakukan fasilitasi terhadap guru guru yang ada di Kab. Maros. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membentuk tim fasilitasi yang terdiri dari pendamping satuan pendidikan.   Pada UPTD SMPN 23 Simbang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Februari 2025, yang sempat tertunda karena terjadinya bencana banjir. Tim Fasilitasi yang terdiri dari H.A.Baso Amir, S.Pd., M.Pd. Indra Jaya, S.Pd., M.Pd., Misbahuddin, S.Pd., M.Pd.  melakukan pendampingan terhadap guru guru di SMPN 23 Simbang yang mengampuh setiap mata pelajaran. Tim fasilitasi dan guru melakukan koordinasi mengenai perangkat pembelajaran yang disiapkan dalam perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran yang terdiri dari : 1. Kalender Pendidikan 2. Capaian Pembelajaran 3. TP dan ATP 4. Modul Ajar 5....